Mercedes-AMG memasuki babak baru dengan kendaraan listrik andalannya yang akan datang, GT 4-Door. Model ini, dibangun di atas platform AMG.EA yang dipesan lebih dahulu, akan mendefinisikan kembali kehadiran merek tersebut di pasar kendaraan listrik berperforma tinggi. Interiornya telah dipratinjau, menandakan keberangkatan dari desain Mercedes konvensional dengan fokus pada interaksi pengemudi dan material mewah.

Desain yang Berpusat pada Pengemudi dan Teknologi Mutakhir

AMG GT 4-Door baru mengutamakan pengalaman berkendara. Layar sentuh 14 inci dengan sudut yang menonjol, dipasangkan dengan layar pengemudi 10,2 inci dan layar penumpang sekunder 14 inci, menciptakan kokpit yang imersif dan fungsional.

Menariknya, penyertaan penghitung putaran virtual pada tampilan pengemudi menunjukkan bahwa model tersebut akan mempertahankan beberapa elemen nuansa performa mobil tradisional, berpotensi menggabungkan sistem perpindahan gigi virtual mirip Hyundai N di samping powertrain listrik. Kabinnya menawarkan antarmuka unik berdesain AMG yang berjalan pada tumpukan teknologi MBUX dan sistem operasi MB.OS.

Tidak seperti beberapa model Mercedes pada umumnya, interiornya kaya akan material premium dan detail yang rumit, cocok untuk kendaraan yang diperkirakan berharga lebih dari £200.000. Desain ventilasi udara ‘chain-link’ baru juga akan ditampilkan pada kendaraan listrik AMG lainnya, dengan lapisan berlian yang merujuk pada warisan balap merek tersebut.

Kontrol Fisik dan Mode Mengemudi

AMG memperkenalkan kembali kontrol taktil dengan konsol tengah baru yang menampilkan tiga tombol fisik. Ini memungkinkan akses cepat ke mode berkendara (‘Respon’), pengaturan sasis/suspensi (‘Agility’), dan kontrol traksi/stabilitas (‘Traksi’). Pendekatan penyesuaian seperti McLaren ini menyoroti komitmen AMG untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang benar-benar menarik.

Pencahayaan sekitar, pengisian daya nirkabel terintegrasi, dan cupholder yang menyala semakin menyempurnakan atmosfer kabin. Kursi baru, tersedia dalam berbagai warna dan bahan, termasuk sandaran kepala terintegrasi dan sandaran yang dapat disesuaikan, dengan pilihan trim serat karbon atau kayu.

Menyaingi Tingkat Atas

AMG GT 4-Door yang secara internal dikenal dengan nama C590, akan bersaing langsung dengan Porsche Taycan dan Lotus Emeya. Ini menandai berakhirnya model GT 4-Door bertenaga V8, yang berfungsi sebagai penerus listrik berperforma tinggi.

CTO Mercedes Markus Schäfer menggambarkan kendaraan ini sebagai “jam tangan Swiss di era listrik,” yang menekankan perhatiannya terhadap detail dan teknik yang dipesan lebih dahulu. Mobil ini akan menggunakan motor fluks aksial dari perusahaan Inggris Yasa, yang menghasilkan kepadatan daya tiga kali lipat dari motor radial konvensional namun tetap lebih kecil dan ringan.

Performa dan Pengisian Daya

Konsep GT XX menampilkan pengaturan tiga motor yang menghasilkan 1.341bhp, tetapi versi jalan raya diperkirakan menghasilkan sekitar 1.000bhp. Meski terjadi penurunan tenaga puncak, mobil ini diharapkan tetap mampu menghasilkan akselerasi yang luar biasa.

Platform AMG.EA akan menampilkan sistem kelistrikan 800V yang mampu melebihi kecepatan pengisian 850kW, memungkinkan jangkauan sekitar 250 mil dalam lima menit setelah pengisi daya yang kompatibel tersedia.

Standar Baru dalam Kinerja Listrik

AMG GT 4-Door mewujudkan ambisi merek untuk menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang emosional dan menarik. Kombinasi teknologi mutakhir, material mewah, dan desain yang berfokus pada performa menetapkan standar baru untuk kendaraan listrik kelas atas. Kendaraan ini tidak hanya mewakili peralihan dalam powertrain, namun juga komitmen untuk mempertahankan warisan AMG dalam hal tenaga, kemampuan berkendara, dan performa lintasan di era listrik.