Alfa Romeo telah mengubah arah rencana masa depan serba listriknya, dengan menghadirkan kembali mesin V-6 yang ikonik dalam model “Collezione” edisi terbatas dari Giulia dan Stelvio. Keputusan ini mencerminkan perubahan strategi yang lebih luas yang didorong oleh adopsi kendaraan listrik oleh konsumen yang lebih lambat dari perkiraan dan penundaan produksi Giulia dan Stelvio generasi berikutnya.

Rencana EV yang Tertunda Memaksa Pengembalian Mesin Pembakaran

Awalnya dijadwalkan untuk digantikan oleh penerus serba listrik, Giulia dan Stelvio kini akan menerima opsi mesin pembakaran bersama dengan kendaraan listrik. Dorongan awal untuk kendaraan listrik terhenti karena Alfa Romeo mengakui bahwa model listrik saja tidak akan memenuhi ekspektasi penjualan, sehingga memaksa rekayasa ulang platform yang akan datang untuk mengakomodasi mesin pembakaran internal. Penyesuaian ini menandakan respons pragmatis terhadap realitas pasar, di mana permintaan terhadap powertrain tradisional masih tetap besar.

Seri “Collezione” Edisi Terbatas

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Alfa Romeo merilis seri “Collezione”: produksi terbatas masing-masing 63 unit untuk Giulia dan Stelvio, sebagai penghormatan kepada mobil produksi pertama merek tersebut yang diluncurkan pada tahun 1963. Model ini menampilkan mesin V-6 twin-turbo 2,9 liter yang tidak berubah, menghasilkan 513 tenaga kuda dan torsi 442 lb-ft, bersama dengan knalpot Akrapovic standar dan rem karbon-keramik.

Peningkatan Visual dan Interior

Alfa Romeo memperbarui Giulia dan Stelvio yang menua dengan peningkatan visual untuk menjaga kesegaran. Kedua model menerima atap serat karbon terbuka, tutup kaca spion, dan lencana. Eksteriornya dilapisi dengan cat merah tua khusus yang berasal dari supercar 33 Stradale, dengan warna yang bervariasi antara Giulia dan Stelvio.

Interiornya dilengkapi dashboard berbalut kulit dengan jahitan merah, aksen serat karbon, serta jok Sparco yang memadukan bahan kulit dan Alcantara. Sandaran kepala bernomor individual dan cangkang serat karbon melengkapi peningkatan kabin premium.

Ketersediaan Regional dan Prospek Masa Depan

Seri Collezione tersedia secara eksklusif di Eropa, Jepang, Tiongkok, dan Timur Tengah. Pelanggan di pasar lain harus menunggu Giulia dan Stelvio generasi berikutnya, yang diharapkan tersedia paling cepat pada tahun 2028. Alfa Romeo telah mengindikasikan bahwa versi Quadrifoglio berbahan bakar bensin akan terus ditawarkan, menandakan komitmen jangka panjang terhadap mesin pembakaran meskipun ada rencana elektrifikasi awal.

Kebangkitan mesin V-6 menggarisbawahi pendekatan industri yang terus berkembang terhadap elektrifikasi. Produsen mobil kini memprioritaskan fleksibilitas dan permintaan konsumen dibandingkan jadwal yang ketat, memastikan transisi yang lebih mulus dengan mempertahankan powertrain yang telah terbukti sementara kendaraan listrik sudah matang.