Porsche sedang mengerjakan sistem pemilih gigi baru yang menggabungkan yang terbaik dari kedua dunia: penggunaan gearbox manual dan kenyamanan transmisi otomatis. Permohonan paten, yang diungkapkan baru-baru ini dari kantor Paten dan Merek Dagang Jerman, mengusulkan sistem shift-by-wire yang dapat beroperasi dalam mode manual pola H tradisional dan Drive otomatis penuh, Netral, dan Mundur.
Pengalaman Manual Tanpa Kompromi?
Ide intinya adalah memungkinkan pengemudi untuk memilih antara kontrol manual penuh atau perpindahan gigi otomatis tanpa mengorbankan nuansa gearbox yang sebenarnya. Ini mirip dengan hypercar Koenigsegg CC850 yang memelopori sistem transmisi manual/otomatis gabungan. Namun, desain Porsche menghilangkan pedal kopling dan sepenuhnya mengandalkan kontrol elektronik.
Pendekatan shift-by-wire ini mengatasi masalah besar pada aplikasi torsi tinggi: sambungan manual tradisional sulit menyerap daya, sedangkan sistem listrik menanganinya dengan lebih efisien. Para insinyur Porsche berfokus untuk mereplikasi nuansa transmisi manual merek terkenal yang presisi dan memuaskan dengan menggunakan sensor, motor listrik, dan pegas untuk menyimulasikan umpan balik fisik yang diharapkan pengemudi.
Mengapa Ini Penting: Penurunan Pedoman
Langkah ini dilakukan pada saat kritis untuk gearbox manual. Permintaan anjlok. Di Inggris, hanya 96 model yang terjual dengan transmisi manual pada tahun lalu, dibandingkan dengan 404 model otomatis. Kendaraan listrik, menyusutnya pasar city car murah (seringkali dilengkapi dengan manual), dan mobil performa tinggi yang mengutamakan transmisi otomatis mempercepat tren ini.
Porsche tetap menjadi salah satu dari sedikit merek yang berkomitmen untuk menawarkan opsi manual pada mobil sport seperti 911 GT3 dan Carrera T. Sistem hybrid baru ini dapat mempertahankan pengalaman manual bagi para penggemar sambil beradaptasi dengan lanskap otomotif yang terus berubah.
Dengan memadukan penggunaan manual dengan teknologi modern, Porsche dapat memastikan peralihan tetap dapat dilakukan oleh pengemudi generasi masa depan. Sistem ini memiliki potensi untuk mempertahankan pengalaman berkendara yang disukai para pecinta puritan sambil mengatasi keterbatasan praktis dari gearbox tradisional.
