додому Berita dan Artikel Terbaru Farizon Tiongkok Akan Meluncurkan Van Listrik Baru di Australia

Farizon Tiongkok Akan Meluncurkan Van Listrik Baru di Australia

Farizon Tiongkok Akan Meluncurkan Van Listrik Baru di Australia

Produsen kendaraan komersial Tiongkok, Farizon Auto, memperluas kehadirannya di pasar Australia dengan meluncurkan V7E mendatang, sebuah van pengiriman listrik kompak yang dirancang untuk bersaing langsung dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) tradisional. V7E akan tiba di Australia pada bulan Mei, menyusul diperkenalkannya model SuperVan (SV) dan H9E tahun lalu.

Menantang Status Quo

Pasar Australia saat ini menawarkan pilihan van kompak listrik terbatas: Volkswagen Caddy, Renault Kangoo, dan Peugeot Partner. Hanya dua yang terakhir yang tersedia dalam konfigurasi listrik sepenuhnya. Farizon bertujuan untuk mendisrupsi ruang ini dengan menawarkan kendaraan yang menyamai atau melampaui kinerja van bensin entry-level dalam hal muatan (1338kg) dan kapasitas kargo (6,95m³), namun dengan emisi nol.

Langkah ini dilakukan ketika dunia usaha semakin memperhatikan total biaya kepemilikan armada komersial. Sementara van bertenaga bensin seperti Peugeot Partner mulai dari $39.990 dan Renault Kangoo seharga $44.990, Farizon V7E diposisikan untuk menarik operator yang sadar biaya yang mencari biaya operasional yang lebih rendah tanpa perubahan operasional.

Spesifikasi dan Jangkauan Utama

V7E akan dilengkapi dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang bersumber dari CATL, memberikan jangkauan WLTP hingga 329km—melampaui 286km yang ditawarkan oleh Renault Kangoo E-Tech dan 258km dari Peugeot E-Partner.

Dimensi van ini mencakup jarak sumbu roda 3200mm dan panjang muatan 2860mm, dengan tinggi muatan belakang rendah 510mm. Spesifikasi ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan layanan pengiriman dan perdagangan perkotaan, dengan menekankan kelincahan dan aksesibilitas di lingkungan yang padat.

Strategi dan Ekspansi Pasar

Jameel Motors Australia, distributor Farizon, menyasar kurir, kontraktor, dan operator armada. Perusahaan melihat V7E sebagai perubahan dalam pemikiran kendaraan komersial, di mana kemampuan dan nilai diprioritaskan dibandingkan sekedar memiliki powertrain listrik.

Farizon adalah bagian dari portofolio Geely, yang juga mencakup merek-merek seperti Volvo, Polestar, dan Lotus. Peluncuran V7E menandakan tren yang lebih luas dari pabrikan Tiongkok yang memasuki pasar kendaraan komersial Australia dengan penawaran kendaraan listrik yang kompetitif. Jameel Motors mendistribusikan kendaraan dari berbagai merek di lebih dari sepuluh negara, termasuk Toyota, Lexus, dan BYD.

Farizon V7E mewakili tren yang sedang berkembang: bisnis kini memiliki pilihan antara tetap menggunakan kendaraan ICE tradisional atau beralih ke alternatif yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Exit mobile version