Mercedes-AMG telah memberikan tampilan pertama pada sedan performa listriknya yang akan datang, mengonfirmasi bahwa mobil tersebut akan mengusung nama GT 4-Door Coupe. Model ini menandai perubahan penting bagi AMG, memanfaatkan platform listrik khusus (AMG.EA) yang terpisah dari GT dua pintu bermesin pembakaran. Perbedaan antara kedua model akan semakin besar, dengan GT dua pintu tetap bertenaga bensin sementara model empat pintu memelopori masa depan EV AMG.
Desain Interior: Pendekatan Tiga Layar
Interiornya menampilkan pengaturan tiga layar yang menonjol, meskipun tidak seperti beberapa desain mewah modern, tampilan ini tetap berbeda daripada menyatu menjadi satu permukaan yang berkesinambungan.
– Cluster instrumen digital 10,2 inci merupakan standar untuk pengemudi.
– Layar sentuh opsional 14,0 inci tersedia untuk penumpang depan.
– Layar sentuh tengah 14,0 inci dimiringkan secara agresif ke arah pengemudi untuk memudahkan akses.
Sebagian besar pengatur suhu telah diintegrasikan ke dalam antarmuka layar sentuh, meskipun kontrol fisik penting, termasuk tombol volume, lampu hazard, dan tombol perintah suara, tetap disimpan di dekat pengisi daya ponsel pintar nirkabel. Konsol tengah juga dilengkapi tiga tombol fisik untuk menyesuaikan respons throttle, kelincahan kemudi, dan kontrol traksi.
Bahan Premium dan Fitur Kenyamanan
Kabinnya dilengkapi dengan material kelas atas: trim serat karbon, aksen suede pada roda kemudi dan jok, serta sound system Burmester. Atap kaca panoramik dengan zona peredupan individual menawarkan kenyamanan khusus. Pembeli juga bisa memilih pola atap bergaya serat karbon.
Pilihan tempat duduk belakang mencakup kursi bergaya ember untuk dua orang atau bangku tiga kursi tradisional, keduanya dengan sandaran lipat terpisah untuk utilitas tambahan.
Mengapa Ini Penting: Peralihan ke platform kendaraan listrik khusus menandakan komitmen serius AMG terhadap performa listrik. Dengan memisahkan mobil listrik empat pintu dari mobil bensin dua pintu, AMG jelas memberi sinyal masa depan di mana penawaran kendaraan listriknya tidak hanya sekedar renungan, melainkan kendaraan berperforma tinggi yang berbeda. Desain interiornya, meski tetap mempertahankan beberapa kontrol fisik, mendorong pengalaman yang lebih digital, selaras dengan tren industri yang lebih luas.
Mercedes-AMG belum merilis rincian spesifikasi powertrainnya, namun eksterior mobil tersebut kemungkinan akan banyak meminjam dari konsep GT XX yang diluncurkan tahun lalu.








