BYD secara agresif memperluas jajaran kendaraan Hibrida Plug-in Hybrid (PHEV) Shark 6, dengan memperkenalkan dua konfigurasi baru yang dirancang untuk menjangkau berbagai segmen pasar kendaraan utilitas. Perluasan ini mencakup model kabin/sasis yang hemat anggaran untuk pengguna komersial dan varian Performa dengan output tinggi yang ditujukan untuk penarik dan penggemar tugas berat.

Memperluas Jangkauan: Kabin/Sasis Dinamis

Untuk menarik pedagang dan pembeli armada, BYD telah meluncurkan Kabin/sasis Dinamis. Opsi entry-level ini dibanderol dengan harga $55.900 (sebelum biaya on-road), dengan harga $2.000 di bawah model Premium yang ada.

Meskipun tetap mempertahankan powertrain hybrid inti, trim Dinamis menawarkan lebih sedikit fitur mewah untuk menekan biaya:
Infotainment Lebih Kecil: Layar diperkecil dari 15,9 inci menjadi 12,8 inci.
Fasilitas yang Dikurangi: Tidak memiliki fitur premium seperti tampilan head-up, kursi berventilasi, dan wiper sensor hujan.
Kustomisasi: BYD bermitra dengan Ironman 4×4 untuk menawarkan baki paduan tugas berat opsional yang dilengkapi dengan penyimpanan yang dapat dikunci dan titik pengikat, meskipun harga untuk aksesori ini belum dapat dikonfirmasi.

Mendorong Batasan: Varian Performa Baru

Hadir pada bulan Mei, model Performance diposisikan sebagai model andalan dalam jajaran produk ini, dengan harga $62.900 (belum termasuk biaya on-road). Varian ini dirancang khusus untuk bersaing dengan kendaraan berat yang sudah mapan seperti Ford Ranger PHEV.

Peningkatan penting dalam model Kinerja meliputi:
Peningkatan Tenaga: Mesin 2.0 liter turbocharged yang lebih besar meningkatkan output hingga 350kW dan 700Nm.
Penarikan yang Ditingkatkan: Kapasitas derek yang direm melonjak dari 2.500kg menjadi 3.500kg, yang merupakan metrik penting bagi pengguna utilitas serius.
Peningkatan Kecepatan: Waktu sprint 0–100km/jam hanya 5,5 detik.
Efisiensi: Meskipun ada peningkatan tenaga, konsumsi bahan bakar diperkirakan sebesar 1,3L/100km (dengan daya baterai di atas 25%).

Kemampuan Off-Road Tingkat Lanjut

BYD juga memperkenalkan Mode Perayapan baru melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air akhir tahun ini. Dirancang untuk melengkapi Mode Gunung yang ada, Mode Perayapan membatasi kendaraan hingga 20 km/jam dan terus menyesuaikan torsi untuk melewati bebatuan, bekas roda yang dalam, dan tanjakan curam tanpa roda selip.

Khususnya, Shark 6 menggunakan suspensi independen double-wishbone di depan dan belakang—sebuah pengaturan canggih yang jarang terlihat di segmen ute, yang biasanya mengandalkan pegas daun untuk membawa beban.

Konteks Pasar: Penantang yang Meningkat

Ekspansi ini terjadi setelah kesuksesan besar BYD di pasar Australia. Tahun lalu, BYD menjual 18.073 unit Shark 6, yang secara signifikan mengungguli pesaingnya seperti GWM Cannon Alpha dan Ford Ranger PHEV. Volume ini membantu Shark 6 menjadi kendaraan terlaris ke-18 di Australia secara keseluruhan.

Dengan memperkenalkan kabin/sasis “pekerja keras” dan model Performa “pembangkit listrik”, BYD berupaya melakukan transisi dari pemain khusus model tunggal menjadi pesaing komprehensif di seluruh spektrum kendaraan utilitas.

Ringkasan: BYD mendiversifikasi jajaran Shark 6 dengan kabin/sasis yang ramah anggaran untuk bekerja dan varian derek berperforma tinggi 3.500kg untuk menantang para pemimpin mapan di pasar kendaraan PHEV.