Peugeot 208 generasi berikutnya akan mendefinisikan kembali segmen mobil kecil, dan peluncurannya dijadwalkan pada Paris Motor Show 2026. Sementara konsep Polygon yang radikal menampilkan visi futuristik, debut di Paris akan menampilkan versi siap produksi yang memadukan desain warisan dengan teknologi mutakhir.

Peugeot Kembali ke Bentuknya

Stellantis, perusahaan induk yang membawahi merek seperti Fiat dan Citroen, menggunakan pameran di Paris untuk menyoroti visi kendaraan masa depan. Peugeot ingin membuat pernyataan yang berani, menandakan fokus baru pada inovasi dan kepemimpinan desain. Konsep Polygon, dengan roda kemudi Hypersquare steer-by-wire, menawarkan gambaran sekilas tentang ambisi ini. Meskipun pintu gullwing tidak akan diproduksi, bahasa desain inti akan membentuk 208 berikutnya.

Fitur Utama: Desain dan Teknologi

208 baru akan mengambil inspirasi dari Peugeot 205 klasik tahun 1980-an, yang menampilkan tanda lampu horizontal di bagian depan dan belakang. Elemen desain ini akan menjadi ciri khas model Peugeot masa depan, seperti yang dikonfirmasi oleh CEO Alain Favey. Mobil ini akan menjadi yang pertama menggunakan arsitektur STLA Small terbaru dari Stellantis, yang awalnya diluncurkan sebagai model full electric (BEV).

Teknologi Steer-by-wire, yang menggantikan sistem kemudi mekanis dengan impuls digital, akan meningkatkan pengendalian dan memaksimalkan ruang interior. Hal ini memungkinkan eksterior yang kompak dengan kabin yang lebih lapang, memenuhi kebutuhan pengemudi perkotaan. Pengurangan bobot dan daur ulang juga merupakan prioritas utama, seperti yang ditekankan oleh chief engineer Peugeot, Ned Curic.

Inovasi Interior

Interiornya akan menampilkan kaca depan yang digeser ke depan dan jarak sumbu roda yang lebih panjang untuk memaksimalkan ruang penumpang. Roda kemudi kuk Hypersquare akan menghadirkan pengalaman berkendara yang unik, dengan tingkat bantuan bervariasi yang disesuaikan dengan kecepatan dan lingkungan sekitar. Peugeot yakin keunggulan teknologi ini akan membantunya bersaing dengan pesaing-pesaing baru asal Tiongkok.

Opsi Powertrain

208 baru sebagian besar akan menggunakan listrik, tetapi versi hybrid juga dapat dipertimbangkan. Arsitektur STLA Small dapat menampung baterai hingga 82kWh, menawarkan potensi jangkauan sekitar 300 mil. Opsi baterai yang lebih kecil juga akan tersedia untuk berkendara di perkotaan. Versi listriknya akan menawarkan keluaran tenaga mulai dari 130bhp hingga 220bhp, sejajar dengan kompetitor seperti Volkswagen ID. Polo dan Cupra Raval. E-208 GTi berperforma tinggi dengan 276bhp juga direncanakan.

Produksi dan Manufaktur

Peugeot 208 baru akan diproduksi di Zaragoza, Spanyol, bersama dengan Vauxhall Corsa generasi berikutnya. Stellantis memanfaatkan biaya produksi yang lebih rendah di wilayah tersebut. Jarak sumbu roda yang lebih panjang akan memungkinkan paket baterai yang lebih besar, dan arsitektur kelistrikan 400 volt akan meningkatkan kecepatan pengisian daya.

Peugeot 208 generasi berikutnya mewakili lompatan maju yang signifikan dalam desain dan teknologi supermini. Dengan memadukan gaya warisan budaya dengan inovasi mutakhir, Peugeot memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam lanskap otomotif yang terus berkembang.