BYD telah meluncurkan gambar resmi Linghui M9, kendaraan serbaguna (MPV) berukuran menengah hingga besar yang dirancang khusus untuk pasar ride-hailing dan taksi. Model baru ini memperluas sub-merek Linghui BYD, yang menargetkan pelanggan armada komersial dengan pilihan listrik dan hibrida plug-in.
Ikhtisar Merek Linghui
Diluncurkan awal bulan ini, Linghui beroperasi sebagai jalur khusus dalam penawaran kendaraan BYD yang lebih luas. Merek ini dibagi menjadi seri “e” dan “M”: seri “e” yang terdiri dari model serba listrik (e5, e7, e9) dan seri “M” yang saat ini hanya terdiri dari M9 hybrid plug-in. Divisi ini memungkinkan BYD memenuhi beragam kebutuhan operasional, mulai dari berkendara tanpa emisi di perkotaan hingga aplikasi jarak jauh dan hemat bahan bakar.
Desain dan Dimensi
Eksterior Linghui M9 memiliki kemiripan yang kuat dengan BYD Xia DM-i yang populer, meskipun ia menampilkan merek Linghui yang berbeda dan perubahan desain yang halus. Gril depan, lampu belakang “simpul Cina” belakang, dan aksen krom semuanya ada, namun dengan sedikit modifikasi untuk membedakan modelnya.
- Dimensi: M9 berukuran panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda 3.045 mm. Ini membuatnya lebih panjang 55 mm dibandingkan BYD Xia DM-i, namun tetap mempertahankan lebar dan tinggi yang sama. Berat trotoar kendaraan adalah 2.470 kg.
- Fitur Opsional: Pembeli dapat memilih antara konfigurasi sunroof tunggal atau sunroof ganda, bersama dengan opsi kaca privasi dan sistem kamera terintegrasi untuk meningkatkan keselamatan dan manajemen armada.
Detail Powertrain
Linghui M9 ditenagai oleh sistem hybrid plug-in yang menggabungkan mesin 1,5T (BYD472ZQB) dengan motor sinkron magnet permanen (TZ210XYD) dan teknologi baterai Blade BYD. Mesinnya menghasilkan tenaga 115 kW (154 hp), sedangkan motornya menghasilkan 200 kW (268 hp)—spesifikasi yang sama dengan BYD Xia DM-i.
Kapasitas baterai masih belum ditentukan, tetapi BYD Xia DM-i, model terkait, dilengkapi paket baterai Blade 20,39 kWh yang memberikan jangkauan listrik murni CLTC hingga 100 km. Hal ini menunjukkan bahwa M9 akan menawarkan kemampuan berkendara serba listrik yang sebanding, sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi di lingkungan perkotaan.
Implikasi Pasar
Peluncuran Linghui M9 menggarisbawahi langkah strategis BYD untuk mendominasi segmen kendaraan komersial dan ride-hailing yang sedang berkembang. Sifat khusus merek Linghui, ditambah dengan efektivitas biaya dari teknologi hibrida plug-in, menjadikannya pilihan yang menarik bagi operator armada. Perluasan ini juga mencerminkan meningkatnya permintaan kendaraan yang dibuat khusus di industri transportasi, yang mengutamakan ketahanan, efisiensi, dan biaya pengoperasian yang rendah.
Sumber: BYD, MIIT Tiongkok









