BMW sedang bersiap memasuki pasar SUV off-road kelas atas, dengan sasaran langsung pada Mercedes-Benz G-Class yang ikonik. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan akan kendaraan petualangan mewah yang mumpuni, dengan G-Class yang terus mendominasi segmen tersebut meskipun usianya sudah tua. Mercedes menjual hampir 50.000 G-Class pada tahun 2023 saja, sebuah rekor untuk model tersebut, menunjukkan selera konsumen yang jelas terhadap kendaraan jenis ini. Keberhasilan ini mendorong merek lain, termasuk Audi dan Genesis, untuk mempertimbangkan penawaran serupa.
Detail Proyek dan Timeline
Proyek ini, yang secara internal dikenal sebagai G74, masih dalam pengembangan awal dan diperkirakan akan diluncurkan pada akhir dekade ini. Meskipun BMW belum secara resmi mengkonfirmasi kendaraan tersebut, banyak laporan memberikan rincian tentang fitur-fitur potensialnya. Produksi direncanakan di pabrik BMW di Spartanburg, Carolina Selatan, bersama dengan model SUV yang sudah ada seperti X5 dan X7.
Platform dan Desain
SUV baru ini kemungkinan akan dibangun dengan versi modifikasi dari platform yang digunakan pada BMW X5 generasi berikutnya, memanfaatkan arsitektur CLAR yang ada. Platform ini akan diperkuat untuk meningkatkan performa off-road. Render desain menunjukkan siluet yang lebih kotak dan tegak dibandingkan crossover BMW saat ini, menampilkan ban tebal, ground clearance yang lebih tinggi, dan kelongsong yang kokoh. Interiornya akan mengadopsi bahasa desain minimalis Neue Klasse BMW, dengan tampilan infotainment sentral yang besar dan kemungkinan tempat duduk baris ketiga atau bahkan pintu belakang yang terinspirasi oleh Rolls-Royce Cullinan.
Opsi Powertrain
BMW belum mengungkapkan detail powertrain spesifiknya, tetapi diharapkan ada beberapa opsi. Hibrida plug-in V8 4.4 liter twin-turbocharged BMW XM saat ini, yang menghasilkan hingga 738 tenaga kuda, merupakan pesaing yang kuat. Versi non-listrik dari mesin ini juga dimungkinkan. Elektrifikasi pada tingkat tertentu – baik hibrida ringan, hibrida plug-in, atau listrik sepenuhnya – tampaknya mungkin terjadi, mengingat komitmen BMW terhadap peraturan emisi di masa depan. CEO BMW M Frank van Meel bahkan telah mengindikasikan keterbukaan terhadap varian performa tinggi berlencana M.
Penetapan Harga dan Posisi Pasar
Mengingat harga G-Class – mulai dari $155.000 untuk basis G550 dan mencapai $199.000+ untuk AMG G63 – penawaran BMW kemungkinan akan mulai di atas $150.000. Varian M berperforma tinggi dapat mendekati atau melampaui angka $200.000. SUV tersebut juga dapat menggantikan BMW XM sebagai model halo merek tersebut, dengan produksi XM berpotensi berakhir sekitar tahun 2028.
SUV BMW mendatang mewakili langkah strategis untuk memanfaatkan segmen pasar yang sedang berkembang. Dengan G-Class yang menghadapi sedikit persaingan langsung selama beberapa dekade, masuknya BMW dapat mengubah lanskap secara signifikan, menawarkan pembeli alternatif yang layak dalam ruang off-road yang mewah.






