Anda tidak akan menemukan banyak penyebutan Marsh Brothers di buku sejarah otomotif umum. Mereka bukanlah Ford atau Harley-Davidson pada masa industri awal Amerika. Namun jika Anda tertarik dengan awal mula revolusi roda dua yang kacau dan kacau, sepeda Marsh tahun 1904 layak untuk disebutkan.

Saudara-saudara yang bermarkas di Brockton, Mass., termasuk di antara kelompok pabrikan Pantai Timur yang sedang berkembang yang mencari cara untuk memasang roda di bawah kursi untuk mendorong mereka maju. Sudah pada tahun 1899, perusahaan memproduksi sepeda motor. Pada tahun 1900, mereka diproduksi secara teratur. Sebagian besar perusahaan awal ini melakukan outsourcing. Marsh tidak melakukannya. Mereka membuat mesin mereka sendiri.

1904 Mesin satu silinder

Pembangkit listrik ini merupakan unit silinder tunggal pada masanya, namun memiliki fitur khusus yang menentukan karakternya. Itu menggunakan katup masuk atmosfer. Artinya saat piston bergerak ke bawah, intake dibuka melalui hisapan. Tidak ada timing camshaft yang rumit di sisi intake. Ini hanya tentang fisika dan perbedaan tekanan.

Knalpotnya berbeda. Ini memiliki katup pelepasan samping yang dioperasikan secara mekanis. Anda harus memaksa keluar udara yang terbakar.

Pengapian adalah saat segala sesuatunya menjadi menarik dan di mana segala sesuatunya menjadi berantakan. Marsh 1904 menggunakan sistem pengapian “kehilangan total”. Tidak ada pembangkitnya. Tidak ada dinamo yang menjaga percikan api tetap hidup saat Anda berkendara. Baterai terkuras setiap kali Anda menggunakannya. Jika baterai rusak, Anda akan terhenti sampai Anda menemukan sumber daya eksternal untuk mengisi dayanya atau mengganti baterai seluruhnya. Itu tidak nyaman. Itu kasar.

Karakteristik kekuatan dan kecepatan

Mesin produksi awal memiliki tenaga kurang dari 2 tenaga kuda. Kedengarannya menggelikan hari ini. Saat itu, itu adalah hal yang terhormat. Namun saudara-saudara tidak puas dengan mesin komuter yang lamban. Pada tahun 1902 mereka membangun mesin balap. Ini menghasilkan enam tenaga kuda.

Mesin 6 tenaga kuda dapat menggerakkan sepeda motor hingga hampir 60 mil per jam. Pada tahun 1902, hal itu sangat luar biasa. Kebanyakan pengendara tidak bisa mengikuti. Tantangan teknis tidak hanya sampai di situ saja. Itu tetap di atas sepeda ketika Anda sampai di sana.

Era Marsh & Metz V-twin

Pasar sepeda motor sangat kompetitif. Evolusi diperlukan untuk kelangsungan hidup. Pada tahun 1905, Marsh bersaudara membuat kesepakatan dengan Charles Metz. Hasilnya adalah Marsh & Metz (sering disingkat M.M.).

Kemitraan ini menghadirkan salah satu mesin V-twin pertama yang tersedia bagi konsumen. Itu bukan sekadar gimmick pemasaran. Itu adalah perubahan mekanis yang serius. V-twin asli adalah unit 45 derajat yang diperkenalkan sekitar tahun 1906. Menghasilkan penyaluran tenaga yang lebih mulus dibandingkan model silinder tunggal.

Namun kehalusan saja tidak cukup. Getaran mematikan mesin awal. Pada tahun 1908, Marsh & Metz memperkenalkan model V-twin 90 derajat. Hal ini diklaim dapat meningkatkan keseimbangan internal. Mengurangi getaran. Lebih banyak keandalan dengan kecepatan. Lompatan teknologi ini sangat penting bagi perusahaan yang ingin melepaskan label “kebaruan” dan menjadi produsen yang serius

Mengapa Marsh & Metz Gagal

Teknologi revolusioner membutuhkan uang. Persaingan yang ketat telah memberikan tekanan pada keuntungan. Industri kendaraan roda dua sedang berkonsolidasi dengan cepat. Usaha kecil dan menengah dengan sumber daya keuangan yang melimpah tidak dapat bertahan.

Tahun-Tahun Awal Kecepatan: Marsh dan Era Sebelum Perang

Marsh 1904 tidak memiliki banyak kesamaan dengan sepeda motor modern. Praktisnya hanya sebuah sepeda motor. Konstruksi sederhana. Minimal rekayasa. Namun desainnya sangat sesuai dengan kebutuhan zaman, hal ini membuktikan pesatnya perkembangan transportasi roda dua.

Bagi para peminat saat itu, pengaturan standar hanyalah permulaan. Penggemar mod dan pembalap tidak berhenti pada konfigurasi stok. Mereka melampaui batas. Mereka menyetel mesinnya. Mereka menghilangkan beban. hasil? Sebuah mesin yang bisa mencapai kecepatan 60 mph.

Mengingat keadaannya, jumlah ini sangat mencengangkan. Kita berbicara tentang tahun 1904. Jalanan seringkali tidak beraspal. Remnya belum sempurna. Tidak ada alat pengaman. Tapi kecepatan mentahnya ada. Hal ini menunjukkan bahwa jika teknologinya cukup maju, kendaraan roda dua mampu bersaing kecepatannya dengan mobil-mobil generasi awal.

Marsh menonjol tidak hanya karena potensi kecepatannya, tetapi juga karena keindahannya. Ini bukanlah prototipe eksperimental yang kikuk. Kelihatannya bagus. Itu ditangani dengan baik. Itu menghormati pengendaranya.

Kesuksesan awal ini meletakkan dasar bagi budaya sepeda motor berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya kendaraan roda empat saja yang memerlukan kecepatan. Itu bisa dilakukan dengan dua roda jika Anda mau.


Sepeda Motor Klasik

Mari kita lihat lebih lanjut tentang silsilahnya. Gali arsip budaya sepeda awal.

Cara Kerja Sepeda Motor

Mari kita pahami mekanisme di balik kegilaan ini. Pelajari bagaimana mesin sederhana berevolusi menjadi mesin bertenaga.

Sepeda Motor Klasik Lainnya

Lihat apa lagi yang terjadi sebelum zaman modern. Temukan model-model terlupakan yang membentuk industri ini.

попередня статтяBiaya sebenarnya dari tilang: Biaya, kenaikan asuransi, dan alasan Anda membayar dua kali lipat
наступна статтяMengapa mobil Anda berhenti berakselerasi pada kecepatan tinggi?